Logo PA Tanjung Selor

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA TANJUNG SELOR

Jalan Sengkawit Nomor 5 Tanjung Selor 77212 email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. Telp. (0552) 21178

Written by Super User on . Hits: 531

Fungsi Pengadilan

Pengadilan  Agama Tanjung Selor mempunyai fungsi sebagai berikut :

  1. Fungsi Mengadili (judicial power), yaitu memeriksa dan mengadili perkara-perkara yang menjadi kewenangan pengadilan agama di wilayah hukum masing-masing ;
    (vide Pasal 49 Undang - Undang No. 7 Tahun 1989 jo. Undang - Undang No. 3 Tahun 2006) ;
  2. Fungsi Pengawasan, yaitu mengadakan pengawasan atas pelaksanaan tugas dan tingkah laku Hakim, Panitera / Sekretaris, dan seluruh jajarannya (vide : Pasal 53 ayat (1) Undang - Undang No. 7 Tahun 1989 jo. Undang - Undang No. 3 Tahun 2006) ; Serta terhadap pelaksanaan administrasi umum. (vide : Undang - Undang No. 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman). Pengawasan tersebut dilakukan secara berkala oleh Hakim Pengawas Bidang ;
  3. Fungsi Pembinaan, yaitu memberikan pengarahan, bimbingan dan petunjuk kepada jajarannya, baik yang menyangkut tugas teknis yustisial, administrasi peradilan maupun administrasi umum. (vide : Pasal 53 ayat (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 jo. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006) ;
  4. Fungsi Administratif, yaitu memberikan pelayanan administrasi kepaniteraan bagi perkara tingkat pertama serta penyitaan dan eksekusi, perkara banding, kasasi dan peninjauan kembali serta administrasi peradilan lainnya. Dan memberikan pelayanan administrasi umum kepada semua unsur di lingkungan Pengadilan Agama (Bidang Kepegawaian, Bidang Keuangan dan Bidang Umum) ;
  5. Fungsi Nasehat, yaitu memberikan keterangan, pertimbangan dan nasehat tentang hukum Islam pada instansi pemerintah di wilayah hukumnya, apabila diminta sebagaimana diatur dalam Pasal 52 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama ;
  6. Fungsi lainnya, yaitu pelayanan terhadap penyuluhan hukum, riset dan penelitian serta llain sebagainya,  seperti  diatur dalam Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI. Nomor : KMA/004/SK/II/1991 ;

 

Tugas Pengadilan

Pengadilan Agama Tanjung Selor bertugas dan berwenang mengadili perkara yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama dalam tingkat Pertama. Sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 jo. Undang-Undang Nomor 3 tahun 2006, tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama yakni menyangkut perkara-perkara:
a.    Perkawinan;
b.    Waris;
c.    Wasiat;
d.    Hibah;
e.    Wakaf;
f.     Zakat;
g.    Infaq;
h.    Shadaqah; dan
i.     Ekonomi Syari'ah.
Selain kewenangan tersebut, pasal 52A Undang-Undang Nomor 3 tahun 2006 menyebutkan bahwa “Pengadilan agama memberikan istbat kesaksian rukyat hilal dalam penentuan awal bulan pada tahun Hijriyah”. Penjelasan lengkap pasal 52A ini berbunyi: “Selama ini pengadilan agama diminta oleh Menteri Agama untuk memberikan penetapan (itsbat) terhadap kesaksian orang yang telah melihat atau menyaksikan hilal bulan pada setiap memasuki bulan Ramadhan dan awal bulan Syawal tahun Hijriyah dalam rangka Menteri Agama mengeluarkan penetapan secara nasional untuk penetapan 1 (satu) Ramadhan dan 1 (satu) Syawal. Pengadilan Agama dapat memberikan keterangan atau nasihat mengenai perbedaan penentuan arah kiblat dan penentuan waktu shalat.Di samping itu, dalam penjelasan UU nomor 3 tahun 2006 diberikan pula kewenangan kepada Pengadilan Agama untuk Pengangkatan Anak menurut ketentuan hukum Islam.

 

Yurisdiksi Pengadilan 

Wilayah hukum suatu pengadilan merupakan kompetensi relatif Pengadilan Agama yang bersangkutan, yang meliputi wilayah Kabupaten atau pemerintahan Kota. Dalam hal ini masih banyak Pengadilan Agama yang wilayah hukumnya tumpang tindih, sebagai akibat dari adanya pemekaran wilayah Kabupaten/Kota. Kompetensi relatif Pengadilan Agama tersebut tidak terlaksana sebagaimana mestinya, karena perkara yang yang diterima oleh Pengadilan Agama tidak sesuai dengan wilayah hukum Kabupaten atau Kota. Akibatnya perkara tersebut tidak dapat diproses lebih lanjut, sehingga kepastian hukum dan asas peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan tidak akan terwujud.

Menurut ketentuan Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 1989 jo. UU Nomor 3 Tahun 2006 jo. UU Nomor 50 Tahun 2009 tentang Peradilan Agama menyatakan, bahwa Pengadilan Agama berkedudukan di Kotamadya atau Ibukota Kabupaten dan wilayah hukumnya meliputi Kotamadya atau Kabupaten yang bersangkutan.

Demikian pula Pengadilan Agama Tanjung Selor yang berkedudukan di Tanjung Selor sebagai Ibukota Kabupaten Bulungan yang berdiri berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : B/IV/2-E5/696 tanggal 18 Februari 1966.

Namun seiring dengan adanya pemekaran wilayah Kabupaten/Kota sesuai Undang – Undang Nomor 47 Tahun 1999 maka wilayah Kabupaten Bulungan dimekarkan menjadi beberapa Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Malinau, Nunukan, Kotamadya Tarakan dan Kabupaten Bulungan sendiri.

Maka dengan terbentuknya Kabupaten/Kota baru tersebut yurisdiksi (wilayah hukum) Pengadilan Agama Tanjung meliputi Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung (KTT).
yurisdiksi

Peta Wilayah Yurisdiksi Pengadilan Agama Tanjung Selor

Kabupaten Bulungan adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Tanjung Selor.Nama Bulungan berasal dari sebuah Kesultanan yang pernah ada di daerah tersebut yaitu Kesultanan Bulungan yang berkedudukan di Tanjung Palas.Kabupaten ini sebelumnya merupakan wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Sejak tahun 1999, kabupaten ini telah dimekarkan menjadi tiga kabupaten dan satu kota masing-masing Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan. Pada tahun 2013, keempat wilayah otonom tersebut beserta Kabupaten Tana Tidung memisahkan diri dari Kalimantan Timur dan menjadi wilayah provinsi baru Kalimantan Utara.

Adapun wilayah kabupaten Bulungan dari letak astronomisnya berada di antara 1160 04’4’’ – 117057’56’’ Bujur Timur dan 20 09’ 19’’ – 3034’ 49’’ Lintang Utara dengan letak wilayah administrasi berbatasan dengan :

1  Sebelah Utara  :  Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Tana Tidung
2  Sebelah Timur  :  Kota Tarakan dan Laut Sulawesi
3  Sebelah Selatan  :  Kabupaten Berau
4  Sebelah Barat  :   Kabupaten Malinau

Sedangkan wilayah Kabupaten Bulungan luasnya ±13.181,92 Km2 terbagi dari 10 Kecamatan yakni :

1.  Kecamatan Tanjung Selor
2.  Kecamatan Tanjung Palas
3.  Kecamatan Tanjung Palas Utara
4.  Kecamatan Tanjung Palas Timur
5.  Kecamatan Tanjung Palas Tengah
6.  Kecamatan Tanjung Palas Barat
7.  Kecamatan Peso
8.  Kecamatan Peso Hilir
9.  Kecamatan Bunyu
10.  Kecamatan Sekatak

 
Kabupaten Tana Tidung adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia, yang disetujui pembentukannya pada Sidang Paripurna DPR RI pada tanggal 17 Juli 2007. Kabupaten ini merupakan pemekaran dari 3 wilayah kecamatan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur, yakni Kecamatan Sesayap, Sesayap Hilir dan Tanah Lia. Sejak tahun 2012, kabupaten ini merupakan bagian dari Provinsi Kalimantan Utara, seiring dengan pemekaran provinsi baru tersebut dari Provinsi Kalimantan Timur.

adapun batas administrasi wilayah Kabupaten Tana Tidung sebagai berikut:

1  Sebelah Utara  :  Kabupaten Nunukan
2  Sebelah Timur  :  Laut Sulawesi, Kabupaten Bulungan, dan Kota Tarakan
3  Sebelah Selatan  :  Kabupaten Bulungan
4  Sebelah Barat  :   Kabupaten Malinau

Kabupaten Tana Tidung adalah wilayah kabupaten yang dimekarkan dari Kabupaten Bulungan berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2007 dengan luas wilayah± 4.828,58 Km2, yang terdiri dari 3 Kecamatan dan pada tahun 2012 menjadi 5 kecamatan yaitu :

1.  Kecamatan Sesayap
2.  Kecamatan Sesayap Hilir
3.  Kecamatan Tana Lia
4.  Kecamatan Muruk Rian
5.  Kecamatan Betayau


Kabupaten Malinau adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Malinau. Kabupaten Malinau juga sering disebut Bumi Intimung. Di kabupaten ini terdapat Taman Nasional Kayan Mentarang dengan luas 1.360.050,00 ha.

Sedangkan luas keseluruhan wilayah tersebut adalah ±42.620,70 Km2 dengan letak geografis pada 400 10’50’’ bujur timur dan 100 21’36’’ lintang utara dengan batas administrasi wilayah :

1  Sebelah Utara  :  Sabah (Malaysia) dan Kabupaten Nunukan
2  Sebelah Timur  :  Kabupaten Bulungan, Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur
3  Sebelah Selatan  :  Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Kutai Kartanegara
4  Sebelah Barat  :   Kabupaten Nunukan dan Malaysia Timur

Wilayah Kabupaten Malinau terdiri dari 15 kecamatan yakni:

1.  Kecamatan Bahau Hulu
2.  Kecamatan Kayan Hilir
3.  Kecamatan Kayan Hulu
4.  Kecamatan Kayan Selatan
5.  Kecamatan Malinau Barat
6.  Kecamatan Malinau Kota
7.  Kecamatan Malinau Selatan
8.  Kecamatan Malinau Selatan Hilir
9.  Kecamatan Malinau Selatan Hulu
10.  Kecamatan Malinau Utara
11.  Kecamatan Mentarang
12.  Kecamatan Mentarang Hulu
13.  Kecamatan Pujungan
14.  Kecamatan Sungai Boh
15.  Kecamatan Sungai Tubu

 

 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Tanjung Selor
Jl. Sengkawit Nomor 5
Kelurahan Tanjung Selor Hilir
Kecamatan Tanjung Selor
Kabupaten Bulungan
Provinsi Kalimantan Utara
Kode Pos 77212
Telp 1 : 0552 - 21178
Telp 2 : 0552 - 23168
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

maps1 Lokasi Kantor

Pengadilan Agama@2018